Selamat datang di www.publichealthnote.blogspot.com

Publichealthnote menyediakan informasi seputar penyakit dan obat sebagai referensi bagi tenaga kesehatan dan sebagai wawasan tambahan bagi masyarakat umum. Tidak disarankan untuk mengkonsumsi obat-obatan tanpa petunjuk dokter.

Terima kasih atas kunjungan Anda. Semoga blog ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan dapat menjadi amal jariyah bagi penulis.

Wednesday, February 15, 2012

Gemfibrozil



Sediaan:
Kapsul 300 mg, 600 mg.

Cara Kerja Obat:
Gemfibrozil adalah senyawa yang mampu mengatur lipid plasma, dengan jalan menurunkan kadar trigliserida serum, kolesterol total, kolesterol VLDL (Very Low Density Lipoprotein ), kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) dan meningkatkan kolesterol HDL (High Density Lipoprotein). Gemfibrozil menurunkan kolesterol VLDL dengan jalan menghambat pembentukan dan meningkatkan pembersihan apolipoprotein B sebagai pembawa VLDL sehingga kadar VLDL berkurang dan meningkatkan kolesterol HDL dengan jalan meningkatkan subtraksi HDL2 dan HDL3 serta apolipoprotein AI dan AII. Kadar kolesterol HDL yang rendah dan kolesterol LDL yang tinggi merupakan faktor yang mendukung timbulnya penyakit jantung, dan Helsinki Heart Study menunjukkan terapi dengan gemfibrozil menurunkan secara nyata kadar kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida total serta meningkatkan kolesterol HDL.

Indikasi:
Gemfibrozil diindikasikan untuk:
-     Pengobatan hiperkolesterolemia
-     Mencegah resiko timbulnya penyakit jantung koroner dengan menurunkan kolesterol LDL dan menaikkan kolesterol HDL
-     Pengobatan hipertrigliseridemia (hiperlipidemia tipe IV dan V) yang berpotensi menimbulkan pankreatitis
-     Pengobatan dislipidemia, khususnya untuk abnormalitas lipoprotein

Kontraindikasi :
Gangguan fungsi hati & ginjal berat, penyakit kandung empedu.

Dosis:
Dosis yang dianjurkan untuk dewasa 1200 mg dalam dosis terbagi 2, diberikan pada 30 menit sebelum makan pagi dan makan malam.

Peringatan dan Perhatian :
Gangguan fungsi hati & ginjal.

Efek Samping :
Gangguan saluran pencernaan, diare, mual, kembung.
1.  Efek GI (sakit bagian abdominal, dyspepsia, mabuk, diare, mual, kembung, dan lain-lain)
2.  Sakit kepala, mengantuk, kepeningan, ruam, gallstones
3.  Myalgia, myopathy, rhabdomyolysis yang agak jarang; lebih sering terjadi ketika dikombinasikan dengan statin

No comments:

Post a Comment