Selamat datang di www.publichealthnote.blogspot.com

Publichealthnote menyediakan informasi seputar penyakit dan obat sebagai referensi bagi tenaga kesehatan dan sebagai wawasan tambahan bagi masyarakat umum. Tidak disarankan untuk mengkonsumsi obat-obatan tanpa petunjuk dokter.

Terima kasih atas kunjungan Anda. Semoga blog ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan dapat menjadi amal jariyah bagi penulis.

Monday, August 15, 2011

Prednisone




Kandungan:
Prednisone 5 mg

Cara Kerja Obat:
Sebagai glukokortikoid, bersifat menekan sistem imun, anti radang.

Indikasi:
-     Gangguan endokrin
·       Insufisiensi adrenokortikal primer atau sekunder (hidrokortison atau kortison merupakan pilihan pertama, namun analog sintetisnya juga  dapat digunakan)
·       Hiperplasia adrenal congenital/bawaan
·       Hiperkalsernia terkait kanker
·       Tiroiditis nonsuppuratif
-     Penyakit Rheumatoid
Sebagai terapi tambahan untuk penggunaan jangka pendek pada terapi penyakit-penyakit:
·       Psoriatic arthritis
·       Rheumatoid arthritis, termasuk Rheumatoid arthritis pada anak
·       Ankylosing spondylitis
·       Bursitis akut dan subakut
·       Tenosynovitis nonspesifik akut
·       Gouty arthritis akut
·       Osteoarthritis pasca-traumatik
·       Synovitis of Osteoarthritis
·       Epicondylitis
-     Penyakit-penyakit Kolagen
Apabila keadaan penyakit makin memburuk atau sebagai terapi perawatan pada kasus-kasus:
·       Systemic lupus erythematosus
·       Systemic-dermatomyositis (polymyositis)
·       Acute rheumatic carditis
-     Penyakit-penyakit kulit tertentu
·       Pemphigus
·       Bullous dermatitis herpetiformis
·       Erythema multiforme parah    (Stevens-Johnson syndrome)
·       Exfoliative dermatitis
·       Mycosis fungoides
·       Psoriasis parah
·       dermatitis seborrhea parah
-     Penyakit-penyakit Alergi
Mengendalikan kondisi alergi yang parah yang tidak memberikan hasil yang memadai pada terapi konvensional:
·       Rhinitis yang disebabkan alergi
·       Asma bronkhial
·       dermatitis kontak
·       dermatitis atopik
·       Serum sickness
·       Reaksi-Reaksi hipersensitivitas terhadap obat
-     Penyakit-penyakit mata
Penyakit-penyakit mata akut atau kronis yang parah terkait proses alergi atau radang, seperti:
·       Allergic cornea marginal ulcers
·       Herpes zoster ophthalmicus
·       Radang segmen anterior
·       Diffuse posterior uveitis and choroiditis
·       Sympathetic ophthalmia
·       Konjungtivitis alergik
·       Keratitis
·       Chorioretinitis
·       Optic neuritis
·       Iritis dan iridocyclitis
-     Penyakit-penyakit saluran pernafasan
·       Symptomatic sarcoidosis
·       Loeffler's syndrome yang tidak dapat dikendalikan dengan cara lain
·       Berylliosis
·       Tuberkulosis yang parah, tetapi harus diberikan bersama dengan kemoterapi anti tuberculosis yang sesuai
·       Aspiration pneumonitis
-     Penyakit-penyakit Hematologis
·       Trombositopenia purpura idiopatik pada orang dewasa
·       Trombositopenia sekunder pada orang dewasa
·       Anemia hemolitik yang disebabkan Reaksi autoimmun
·       Anemia sel darah merah (Erythroblastopenia)
·       Anemia hipoplastik congenital/bawaan (erythroid)
-     Penyakit-penyakit keganasan (neoplastik)
Sebagai terapi paliatif untuk:
·       Leukemia dan limfoma pada orang dewasa
·       Leukemia akut pada anak-anak
            - Edema
·       Untuk menginduksi diuresis atau remisi proteinuria pada sindroma nefrotik tanpa uremia, jenis idiopatik atau yang disebabkan oleh lupus eritematosus
-     Penyakit-penyakit sistem pencernaan
Untuk membantu pasien melewati periode kritis pada penyakit-penyakit:
·       Kolitis ulseratif
·       Enteritis regional
            -     Penyakit pada Sistem Syaraf
Multiple sclerosis akut yang makin parah

-     Lain-lain
·       Tuberculous meningitis disertai penghambatan subarachnoid, tetapi harus diberikan bersama-sama dengan kemoterapi antituberculous yang sesuai
·       Trichinosis disertai gangguan syaraf atau gangguan miokardial

Dosis:
Prednisone adalah kortikosteroid sintetik yang umum diberikan per oral, tetapi dapat juga diberikan melalui injeksi intra muskular (im, iv), per nasal, atau melalui rektal. Dosis awal sangat bervariasi, dapat antara 5 – 80 mg per hari, bergantung pada jenis dan tingkat keparahan penyakit serta respon pasien terhadap terapi. Tetapi umumnya dosis awal diberikan berkisar antara 20 – 80 mg per hari. 
Untuk anak-anak 1 mg/kg berat badan, maksimal 50 mg per hari. Dosis harus dipertahankan atau disesuaikan, sesuai dengan respon yang diberikan. Jika setelah beberapa waktu tertentu hasil yang diharapkan tidak tercapai, maka terapi harus dihentikan dan diganti dengan terapi lain yang sesuai.

Peringatan dan Perhatian :
-     Tidak untuk terapi awal artritis reumatoid.
-     Menyusui.
-     Pemakaian jangka panjang mengganggu pertumbuhan anak, menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi, penghentian obat harus bertahap.

Efek Samping :
-     Mual
-     Anoreksia (kehilangan nafsu makan)
-     Nyeri otot
-     Gelisah
-     Edema
-     Hipernatremia
-     Hipokalemia
-     Iritasi lambung.

Kontraindikasi
Infeksi jamur sistemik dan hipersensitivitas terhadap prednison atau komponen-komponen obat lainnya.

No comments:

Post a Comment